BANDUNG, (PR).- Situasi keamanan di wilayah hukum Polwiltabes Bandung, mulai H-1 (Selasa 30/9 ) hingga H+2 (Jumat, 3/10) relatif aman. Hanya ada satu dua kejadian, itu pun hanya pencurian biasa. Demikian juga situasi pada saat malam takbiran walaupun cukup banyak warga yang turun ke jalan, keadaan lalu lintas berjalan lebih lancar.
"Bahkan, masalah kecelakaan lalu lintas tidak ada yang menonjol, artinya tidak korban yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas tersebut," ujar Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol. I Ketut Untung Yoga Ana didampingi Kabag Ops. AKBP Sihar Manurung dan Kasatlantas Polwiltabes Bandung AKBP Herukoco, Jumat (3/10) di Jalan Jawa Bandung.
Kapolwiltabes Bandung mengucapkan terima kasih khususnya kepada warga masyarakat Kota Bandung yang telah ikut menjaga situasi keamanan sehingga di wilayah Kota Bandung berjalan tertib dan aman. "Mudah-mudahan, kondisi seperti ini terus dijaga," ujar Untung.
Khusus soal kejadian lakalantas pada saat malam takbiran, menurut Untung, hanya ada beberapa peristiwa kecelakaan. Di antaranya di Jln. Soekarno-Hatta Bandung kendaraan Suzuki ST bertabrakan dengan sepeda motor yang mengakibatkan tiga orang mengalami kritis dan kini dirawat di Rumah Sakit Rajawali Bandung.
Juga tabrakan di Jln. Dr. Djundjunan depan supermarket Giant antara sepeda motor nopol D 2175 AA yang dikemudikan Dany Aguspriatna, dan pengendara sepeda motor lainnya melarikan diri.
Hasil pemantauan "PR" di lapangan tindak kriminal selama hari raya terjadi satu pencurian kendaraan, dan dua peristiwa pembokaran rumah. Rumah seorang dokter di Jalan Tubagus Ismail, dibobol maling pada Kamis (2/10) yang membawa kabur sejumlah barang.
Peristiwa lain menimpa H. Nur Rohmad di perumahan Sumber Sari Babakan Ciparay, kendaraan miliknya Daihatsu Xenia yang sedang diparkir di halaman rumahnya raib disikat maling. Peristiwa ketiga menimpa Rizal Akbar (37) di Jln. Ir, Djuanda. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/10), rumah miliknya disatroni maling yang berhasil membawa kabur perhiasan sebanyak 50 gram. (A-72) ***
Dikutip dari HU Pikiran Rakyat.
0 komentar:
Poskan Komentar